Cerdas, Edukatif, Ramah, Inovasi, Agamis
Dipublikasikan pada 12 Feb 2026 | Kategori: Berita
950 siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bangkalan mengikuti sosialisasi edukatif mengenai bahaya kenakalan remaja, Kamis (12/2) pagi. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan.
Pelaksanaan edukasi ini terbagi dibeberapa titik di lingkungan madrasah, di mana siswa kelas VII berkumpul di area lapangan futsal, siswa kelas VIII menempati area depan aula, sementara siswa kelas IX mengikuti materi di depan gedung baru. Pembagian lokasi ini memungkinkan penyampaian pesan tersampaikan secara lebih fokus, meskipun melibatkan massa dalam jumlah besar.
Pihak MTsN Bangkalan menyambut hangat inisiatif kolaboratif ini sebagai langkah preventif agar para siswa memiliki kesadaran tinggi dalam menjunjung norma sosial serta mematuhi aturan sekolah. Harapannya, melalui literasi hukum dan etika ini, karakter siswa dapat terbentuk menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.
Sejalan dengan visi madrasah, pihak Satpol PP menegaskan bahwa intervensi edukasi di tingkat sekolah menengah sangatlah krusial. Perwakilan Satpol PP dalam pernyataannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting bagi siswa karena mereka masih dalam proses belajar dan tumbuh. "Kami ingin mereka memahami peraturan yang ada, tidak bolos sekolah yang nantinya terkena razia dari pihak kami, atau melakukan berbagai pelanggaran yang akan merusak masa depannya," ungkapnya di hadapan para siswa.
Dalam sesi yang berlangsung atraktif tersebut, narasumber mengupas tuntas lima poin utama yang menjadi ancaman nyata bagi masa depan remaja saat ini, yakni tindakan perundungan atau bullying, perilaku bolos sekolah, tindakan asusila, keterlibatan dalam balap liar, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba. Pemateri memberikan ilustrasi melalui contoh kasus nyata yang terjadi di tengah masyarakat, sehingga siswa tidak hanya sekadar mendengar teori, namun juga memahami konsekuensi logis dan cara menghindari jeratan perilaku negatif tersebut.
Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi sepanjang acara, didampingi langsung oleh para wali kelas yang turut memantau jalannya diskusi. Beberapa siswa juga memberanikan diri memberikan testimoni mengenai pengalaman tidak menyenangkan yang pernah mereka rasakan, yang kemudian langsung ditanggapi dengan solusi bijak oleh pemateri.
Melalui agenda ini, MTsN Bangkalan berharap seluruh peserta didik memiliki wawasan yang lebih luas dan kesadaran penuh akan tanggung jawabnya sebagai pelajar. Dengan pemahaman yang matang, diharapkan siswa mampu menjaga integritas diri serta senantiasa mengharumkan nama baik keluarga dan almamater di mana pun mereka berada.
M. RUSTAM, S.Ag., M.M.
Kepala Madrasah